Saya menghabiskan 40 jam atau 5 hari dalam seminggu di kantor. Terkadang bahkan lebih lama daripada itu. Tapi kantor saya – yang terdiri atas sebuah meja tulis, meja komputer dan sebuah lemari kecil – selalu berantakan.
Tumpukan kertas atau dokumen-dokumen berserakan di atas meja dan lemari. Belum lagi majalah, buku dan berbagai macam surat atau tagihan. Itu masih ditambah dengan 2 buah dus seukuran dus rokok yang teronggok di ujung ruangan, yang isinya pun jarang sekali saya tengok. Intinya ruangan kantor saya itu bukanlah tempat yang rapi dan bisa dibanggakan.
Nah, tadi pagi sepulang dari sarapan bubur, saya khusus datang ke kantor dengan niat yang sangat mulia: membersihkan dan merapikan kantor.
Sebelum mulai membereskan barang-barang yang ada, saya sempet tertegun beberapa saat karena bingung harus mulai dari mana. Penampakannya seperti ini:



Setelah menarik nafas dalam-dalam, saya pun mulai bergerak. Begini langkah-langkahnya:
- Siapkan satu tempat untuk menampung sampah. Saya tadi mencari sebuah kantong plastik besar yang kira-kira cukup untuk menampung sampah-sampah dari kantor saya tersebut
- Mulai menyortir barang per area. Saya memulainya dari 2 buah dus yang teronggok di tepi ruangan karena saya paling risih dengan keberadaan barang-barang itu. Setelah selesai dengan dus-dus tadi, baru saya beralih ke meja dan lemari
- Pilah, buang atau simpan. Pada setiap area, saya memilah semua benda-benda yang ada. Kalau saya anggap sudah tidak akan digunakan, langsung saya masukkan ke dalam kantong plastik besar tadi. Sebaliknya, kalau masih akan digunakan, saya kumpulkan di satu tempat terpisah
- Hancurkan dokumen pribadi. Ada beberapa dokumen yang sudah tidak berguna lagi tapi mengandung informasi-informasi yang sifatnya pribadi dan rahasia. Untuk dokumen-dokumen tersebut, saya merasa harus menghancurkannya dengan mesin penghancur kertas
- Bersihkan. Setelah meja atau lemari bersih dari berbagai macam barang, saya membersihkannya dengan lap yang sedikit basah
- Tata ulang. Saya menata dan menyimpan kembali barang-barang atau dokumen-dokumen yang masih digunakan ke dalam laci meja atau di tempat semestinya
- Tarik nafas lagi dan nikmati suasana baru. Setelah selesai, saya duduk di atas kursi dan sambil senyum-senyum sendiri, saya menikmati kantor saya yang lebih rapi dan tertata dibandingkan sebelumnya.
Percaya atau tidak, ternyata sekitar 60 – 70% barang-barang yang menumpuk di kantor saya selama ini adalah sampah! Kenapa enggak dari dulu ya saya bereskan ini kantor? Hehehe…lagipula hanya perlu waktu kurang dari setengah jam untuk menyulap kantor saya menjadi lebih rapi dan lebih bersih. Ah, better late than never.
Sekarang penampakan kantor saya menjadi begini:



Related posts:
- 5 langkah mudah membersihkan aplikasi di Mac
- 5 langkah ringan untuk memulai mengurusi barang-barang pindahan
- 6 langkah merapikan buku dan majalah di rumah
- 7 tips memulai hari di kantor dengan baik
- note to self: yang kelihatannya rumit ternyata mudah
Bisa diterapkan di kamar saya nih…